SMAK Seminari Mario John Boen Meriahkan Karnaval Kemerdekaan dengan Kreativitas Nusantara

PANGKALPINANG – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya berhenti pada perayaan 17 Agustus, tetapi berlanjut dengan pawai dan karnaval yang digelar pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
SMAK Seminari Mario John Boen turut berpatisipasi dalam kegiatan karnaval pada Selasa, 2 September 2025 dengan mengusung tema “Bersatu dalam Keragaman, Wujudkan Indonesia Maju dan Sejahtera”, senada dengan tema HUT RI tahun ini.

Karnaval ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus wujud kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara. Dalam penampilannya, siswa Seminari menghadirkan beragam properti budaya, mulai dari pakaian adat dari Sumatera hingga Papua. Tak hanya menampilkan pakaian adat, berbagai properti yang mewakili setiap pulau besar di Indonesia pun turut dihadirkan : rumah adat Honai dari Papua, terminal mojok dari Kalimantan, kapal Pinisi dari Sulawesi, menara mercusuar dari Belitung, hingga wayang khas Jawa yang merupakan buatan siswa sendiri. Seluruh properti tersebut dipersiapkan dan dibuat sendiri oleh siswa dan para guru selama kurang lebih satu bulan.

Tidak hanya itu, karnaval semakin meriah dengan penampilan tarian khas Timur yang dibawakan siswa dan berhasil menarik perhatian penonton. Bahkan, masyarakat yang memadati jalan turut diajak menari bersama sepanjang rute karnaval dari Alun-Alun Taman Merdeka hingga finis di belakang Grand Sabrina.
Wakil Kepala SMAK Seminari Mario John Boen bidang Kurikulum, Caecilia Hardiyanti Kusuma Putri, menyatakan bahwa keikutsertaan mereka dalam karnaval untuk ikut serta memeriahkan kemerdekaan dan juga memperkenalkan Seminari Mario John Boen di tengah masyarakat Bangka Belitung.
“Sudah 2 tahun terakhir ini kita ikut serta dalam kegiatan karnaval untuk memeriahkan dan bergembira bersama masyarakat. Walaupun karnaval ini juga turut dilombakan bersama dengan peserta lain, namun kita tidak berpartisipasi untuk menang. Kita berpartisipasi untuk memeriahkan HUT RI, dan agar Seminari Mario John Boen semakin dikenal di tengah masyarakat. Semoga tahun depan kita bisa rencanakan properti yang lebih besar dan menarik, supaya tidak terlalu banyak properti yang dibawa,” ujarnya.

Pawai dan karnaval HUT RI ke-80 di Bangka Belitung ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari 1–3 September 2025. Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan barisan PBB dan drumband junior pada hari pertama, dilanjutkan karnaval budaya dan drumband senior, dan akan ditutup dengan parade kendaraan hias pada tanggal 3 September.





Penulis : Veronika Suci
Editor : caeciliahkp
Tags:bimas katolik hut ri Karnaval kemenag bimas katolik seminari mario john boen seminaris smak seminari mario john boen smak smjb smjb
Previous
Semangat Persaudaraan Warnai Lomba 17 Agustus di SMAK Seminari Mario John Boen
Next





