Pertemuan Bersama Guru SMAK SMJB, Direktur Pendidikan Katolik Bahas Masa Depan Sekolah Berkarakter

Usai meninjau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMAK Seminari Mario John Boen Pangkalpinang, Direktur Pendidikan Katolik ,Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Albertus Triyatmojo, S.S., M.Si., melanjutkan kunjungan kerjanya dengan menghadiri pertemuan bersama Rektor, Kepala Sekolah, dan para guru serta tenaga kependidikan SMAK Seminari Mario John Boen pada Jumat (08/08).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Pembimbing Masyarakat Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gregorius Heri Eko Prasojo, serta Frisca Yuyun Padudung, S.Pd., M.Pd., selaku Analis Pelaksanaan Program Pengembangan Pendidikan.
Dalam pertemuan ini tentunya memiliki kesempatan penting untuk sharing bersama para guru, membahas tentang bagaimana meningkatkan pendidikan di sekolah Seminari Mario John Boen ini.
Rektor Seminari Menengah Mario John Boen, RD Antonius Moa Tolipung, menyambut dengan rasa hormat atas kehadiran langsung Direktur Pendidikan Katolik dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan kepada seminari.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sejak awal telah dibangun dengan Ditjen Bimas Katolik dan telah membantu proses berdirinya dan pembinaan di seminari ini. Harapan kami, kerja sama ini akan terus berlanjut untuk pengembangan pendidikan ke depan,” ujarnya.
Direktur Pendidikan Katolik, Albertus Triyatmojo, menekankan pentingnya satuan pendidikan Katolik seperti seminari ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan yang mendukung transformasi pendidikan nasional.
Menurutnya, sekolah tidak hanya harus unggul dalam kualitas akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kontribusi nyata terhadap isu lingkungan dan sosial.

Pembimas Kanwil Kep. Bangka Belitung (kanan)
“Sekolah seperti seminari ini perlu menjadi teladan dalam hal kesadaran lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik dan menerapkan prinsip green building. Pendidikan tidak hanya soal angka, tapi juga membentuk karakter siswa yang peduli pada bumi dan sesama,” jelasnya.
Ia juga menggaris bawahi pentingnya keseimbangan antara nilai nasionalisme dan identitas Katolik dalam proses pendidikan.

“Saya berharap sekolah-sekolah Katolik terus berkembang dengan berakar kuat pada nasionalisme, tumbuh dalam katolikisitas, adaptif terhadap zaman, dan mampu menciptakan praktik baik dalam moderasi beragama serta gaya hidup berkelanjutan,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak Rektor Seminari Menengah Mario John Boen menyerahkan cinderamata kepada Bapak Albertus Triyatmojo dan Ibu Frisca Yuyun Padudung. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan kunjungan singkat ke perpustakaan SMAK SMJB, untuk melihat langsung sarana dan koleksi buku yang tersedia sebagai penunjang kegiatan belajar-mengajar.



Penulis : Veronika Suci
Editor : caeciliahkp
Tags:bimas katolik kemenag bimas katolik seminari mario john boen smak seminari mario john boen smak smjb smjb





