MELIHAT ALAM SEBAGAI SESAMA CIPTAAN DALAM LENSA EKOTEOLOGI

Pangkalpinang, SMJB – Berangkat dari seruan Bapa Paus Fransiskus tentang alam ciptaan, melalui Ensiklik Laudato Si, semua orang diajak untuk menjadi rekan kerja Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga dan melestarikan alam ciptaan. Seruan tersebut kembali dikumandangkan oleh Paus Leo XIV. Secara khusus di Negara Indonesia, Kemenag menyerukan semua SMAK untuk menjadi pelaku pelestarian dan pengembangan alam ciptaan. Sebagai salah satu sekolah yang berada di bawah naungan Kemenag Indonesia, SMAK Seminari Mario John Boen mencoba menjadi pelaku pelestarian dan pengembangan alam ciptaan, sebagai wujud nyata simbiosis mutualisme antara tumbuhan dan manusia. Itulah yang dilakukan para siswa di Tanah Serumpun Sebalai ini

Para siswa SMAK Seminari Mario John Boen, mencoba menjadi pelaku dalam kegiatan ekoteologi. Kegiatan yang dilakukan yaitu merawat serta merapikan taman dan kebun SMAK Seminari Mario John Boen. Kegiatan yang dilakukan oleh para siswa bukan tanpa tujuan. Kegiatan tersebut bertujuan agar para siswa merasa nyaman dalam proses belajar mengajar. ”Kegiatan yang SMAK Seminari Mario John Boen lakukan, merupakan suatu bentuk implementasi dari seruan Ensiklik Laudato Si. Selain itu, juga melatih keterampilan para siswa dalam menjaga dan melestarikan alam”, ungkap Bapak Yohanes Moat Rena, selaku koordinator kegiatan tersebut.

“Walaupun kegiatannya sederhana, namun kami yakin bahwa apa yang kami buat dapat menghasilkan sesuatu yang berdampak baik bagi banyak orang”, ungkap Jojo, salah satu siswa kelas X. Memang benar, kegiatan yang dilakukan oleh para siswa cukup sedarhana, yaitu merapikan taman, mencabut rumput, dan menanam Kembali bunga yang telah layu dan mati. Lalu para siswa yang berada di kebun juga sama, merapikan tanaman, menanam Kembali, dan memanen hasil dari kebun sendiri. “ Berangkat dari seruan Paus Leo XIV, yang melanjutkan dari Paus Fransiskus mengenai Ensiklik Laudato Si, Kemenag Indonesia memberikan seruan kepada seluruh sekolah untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan Ensiklik Laudato Si. SMAK Seminari Mario John Boen mencoba mengambil kegiatan merawat taman, dengan tujuan untuk memperindah lingkungan sekolah, dan kegiatan berkebun, dengan tujuan untuk melatih keterampilan berkebun dan kreativitas para siswa”, ungkap RD. Martinus Handoko selaku Kepala SMAK Seminari Mario John Boen.
“Kegiatan ini dilakukan tentunya untuk menjadikan lingkungan sekolah yang asri dan nyaman, agar para siswa juga nyaman dalam proses belajar mengajar”, ungkap Bapak Yulianto selaku koordinator bidang taman. “Kegiatan ini dilakukan agar menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian kepada alam, dan juga untuk mengantisipasi adanya bencana alam yang terjadi”, ungkap Diakon Silvester, selaku koordinator bidang kebun.
Mari dukung Ensiklik Laudato Si Bersama Paus Leo XIV dan Gereja Semesta dengan menumbuhkan rasa cinta kepada alam dan pelestarian alam. Mari menjaga dan melestarikan alam sebagai bentuk cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa. (F.Marbun)
Previous


